Obat herbal xamthone plus | jelly gamat luxor

tempat pemesanan xamthone plus dan jelly gamat luxor

obat pengapuran sendi

Obat Pengapuran Sendi

Dalam kehidupan ini banyak sekali berbgai macam jenis penyakit salah satunya penyakit pengapuran sendi atau sering dikenal dengan istilah osteoarthritis. Masyarakat sering keliru dan menganggap bahwa nyeri sendi disebabkan oleh asam urat, osteoporosis, kolsterol, dan penyakit rematik, maka anggapan seperti itu dianggap keliru. Penyakit ini banyak dijumpai pada usia di atas 50 tahun dan lebih banyak terjadi pada wanita. Cegah dari sekarang juga dengan menggunakan obat pengapuran sendi dari jelly gamat gold-g sebagai obat pilihan yang paling tepat.

Pengertian Pengapuran Sendi

Pengapuran sendi atau osteoarthritis adalah sebuah penyakit yang terjadi pada sendi dimana terjadi penipisan atau kerusakan pada tulang rawan sendi yang mengakibatkan reaksi peradangan di dalam sendi sehingga menimbulkan nyeri sendi, kekakuan sendi, pembengkakan sendi dan gangguan struktur sendi yang kemudian menimbulkan kelainan bentuk sendi dan mengakibatkan terganggunya fungsi sendi tersebut.

Tulang rawan berfungsi melapisi ujung tulang pembentuk sendi sehingga sendi dapat bergerak bebas tanpa rasa nyeri. Jika tulang rawan sendi rusak atau menipis maka ujung tulang pembentuk sendi akan saling bertemu dan bergesekan langsung tanpa pelapis tulang rawan sehingga menimbulkan nyeri sendi.

Hampir semua orang pernah mengalami nyeri sendi, namun masyarakat sering keliru dengan beranggapan bahwa semua nyeri sendi disebabkan oleh asam urat atau penyakit rematik, memang keduanya menyebabkan nyeri sendi tetapi sebenarnya jarang terjadi. Secara medis yang dimaksud dengan rematik adalah penyakit yang disebut reumatoid artritis. Jadi tidak semua nyeri dan pembengkakan sendi merupakan penyakit rematik yang sesungguhnya.

Ada juga yang beranggapan bahwa nyeri sendi diakibatkan oleh kolesterol dan osteoporosis, padahal keduanya tidak menimbulkan nyeri sendi. Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang dimana tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Penyakit ini banyak dijumpai pada usia di atas 50 tahun dan paling banyak menyerang wanita, akan tetapi penyakit ini juga bisa menyerang segala usia termasuk usia remaja.

Macam-macam Pengapuran Sendi ( Osteoarthritis )

Ada dua macam osteoarthritis:

  1. Osteoarthritis Primer: dialami setelah usia 45 tahun, sebagai akibat dari proses penuaan alami, tidak diketahui penyebab pastinya, menyerang secara perlahan tapi progresif, dan dapat mengenai lebih dari satu persendian. Biasanya menyerang sendi yang menanggung berat badan seperti lutut dan panggul, bisa juga menyerang punggung, leher, dan jari-jari.
  2. Osteoarthritis Sekunder: dialami sebelum usia 45 tahun, biasanya disebabkan oleh trauma (instabilitas) yang menyebabkan luka pada sendi (misalnya patah tulang atau permukaan sendi tidak sejajar), akibat sendi yang longgar, dan pembedahan pada sendi. Penyebab lainnya adalah faktor genetik dan penyakit metabolik.

Faktor Penyebab Pengapuran Sendi

Penyebab pengapuran sendi belum diketahui secara pasti dan dianggap sebagai proses penuaan, namun ada beberapa penyebab umum yang bisa menjadi faktor resiko atau penyebab  terjadiya pengapuran sendi, yaitu:

  • Usia di atas 50 tahun.
  • Jenis kelamin
  • Wanita. Menurut penelitian di Amerika Serikat, osteoarthritis lebih sering menyerang wanita dibandingkan pria. Ini berhubungan dengan menopause. Pada periode ini, hormon estrogen tidak berfungsi lagi. Sementara salah satu fungsi hormon ini adalah untuk mempertahankan massa tulang. Bentuk tubuh perempuan juga menjadi penyebab mengapa perempuan lebih berisiko mengalami osteoarthritis. Tubuh wanita lebih lebar di bagian pinggul, sementara laki-laki cenderung lurus. Biasanya lemak bertambah di pinggul dan perut ketika perempuan beranjak tua. Ini jelas akan memberikan beban yang lebih besar untuk lutut.
  • Kegemukan (obesitas).
  • Riwayat imobilisasi.
  • Riwayat trauma atau radang di persendian sebelumnya.
  • Adanya stress (tekanan) pada sendi yang berkepanjangan ataupun berlebihan (overuse), misalnya pada olahragawan.
  • Adanya kristal pada cairan sendi atau tulang rawan.
  • Densitas (kepadatan) tulang yang tinggi.
  • Neuropati perifer. Neuropati perifer (peripheral neuropathy) adalah penyakit pada saraf perifer. Saraf tersebut adalah semua saraf selain yang ada di otak dan urat saraf tulang belakang (perifer berarti jauh dari pusat).
  • Faktor lainnya seperti ras, keturunan, dan metabolik
  • Pernah mengalami patah tulang sekitar sendi yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat
  • Pekerjaan yang berat dengan pemakaian sendi terus menerus
  • Menderita kelemahan otot paha
  • Penderita reumatoid artritis (rematik) atau asam urat tinggi.

Gejala Pengapuran Sendi

  • Persendian terasa kaku dan nyeri apabila digerakkan. Pada mulanya hanya terjadi pada pagi hari, tetapi apabila dibiarkan akan bertambah buruk dan menimbulkan rasa sakit setiap melakukan gerakan tertentu, terutama pada waktu menopang berat badan, namun bisa membaik bila diistirahatkan. Pada beberapa penderita, nyeri sendi dapat timbul setelah istirahat lama, misalnya duduk di kursi atau di jok mobil dalam perjalanan jauh. Terkadang juga dirasakan setelah bangun tidur di pagi hari.
  • Adanya pembengkakan/peradangan pada persendian.
  • Persendian yang sakit berwarna kemerah-merahan.
  • Kelelahan yang menyertai rasa sakit pada persendian.
  • Kesulitan menggunakan persendian.
  • Bunyi pada setiap persendian (crepitus). Gejala ini tidak menimbulkan rasa sakit, hanya rasa tidak nyaman pada setiap persendian (umumnya lutut).
  • Perubahan bentuk tulang, misalnya tungkai menjadi bentuk O atau X. Ini akibat jaringan tulang rawan yang semakin rusak, tulang mulai berubah bentuk dan meradang, menimbulkan rasa sakit yang amat sangat.
  • Pada foto Roentgent akan terlihat pengapuran pada ujung tulang dan penyempitan celah sendi.

Pada stadium 1, celah sendi masih normal lebar, tetapi ada rasa nyeri pada sendi lutut. Celah sendi pada stadium 2 lebih sempit dibanding normal. Sementara pada stadium 3, celah sendi sangat sempit dan pada stadium 4, celah sendi menutup, keadaan ini disebabkan karena lapisan tulang rawan yang melapisi ujung tulang dan “mengisi” celah sendi telah hilang sama sekali.

Sendi yang sering terkena adalah sendi jari-jari tangan, sendi pergelangan tangan, sendi bahu, sendi panggul, sendi lutut, sendi pergelangan kaki dan sendi antar ruas tulang belakang leher dan pinggang bawah.

Pencegahan Pengapuran Sendi

Karena sebagai bagian dari proses penuaan, pengapuran sendi sebenarnya tidak dapat dicegah. Yang dapat dilakukan adalah mengurangi resiko timbulnya pengapuran sendi, Pengapuran sendi dapat dihindari dengan memperkecil faktor penyebab osteoarthritis tersebut. Tips untuk menghindari pengapuran sendi sedini mungkin dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Gaya hidup yang sehat
  • Menjaga berat badan. Merupakan faktor yang penting agar bobot yang ditanggung oleh sendi menjadi ringan.
  • Melakukan jenis olahraga yang tidak banyak menggunakan persendian atau yang menyebabkan terjadinya perlukaan sendi. Contohnya berenang dan olahraga yang bisa dilakukan sambil duduk dan tiduran.
  • Aktivitas olahraga hendaknya disesuaikan dengan umur. Jangan memaksa untuk melakukan olahraga yang berat pada usia lanjut. Tidak melakukan aktivitas gerak pun sangat tidak dianjurkan. Tubuh yang tidak digerakkan akan mengundang osteoporosis.
  • Menghindari trauma (perlukaan) pada persendian.
  • Meminum obat-obatan suplemen sendi (atas konsultasi dan anjuran dokter).
  • Mengkonsumsi makanan sehat.
  • Memilih alas kaki yang tepat & nyaman.
  • Lakukan relaksasi dengan berbagai teknik.
  • Hindari gerakan yang meregangkan sendi jari tangan.
  • Jika ada deformitas pada lutut, misalnya kaki berbentuk O, jangan dibiarkan. Hal tersebut akan menyebabkan tekanan yang tidak merata pada semua permukaan tulang.
  • Segera memeriksakan diri jika merasakan keluhan  nyeri sendi agar pengapuran sendi stadium ringan dapat dicegah dan tidak bertambah buruk menjadi stadium berat.

Obat Pengapuran Sendi dengan Ramuan Herbal Jelly Gamat Gold-G

Kini hadir minuman kelas premium yang praktis dan aman juga mampu mengobati dan membantu mencegah berkembangnya berbagai jenis penyakit dengan bahan utamanya dari teripang emas (sea cucumber) yang sudah terbukti khasiat dan manfaatnya sejak jaman nenek moyang terdahulu yaitu jelly gamat gold-g.

Manfaat yang terkandung dalam Teripang Emas

Teripang atau trepang adalah istilah yang diberikan untuk hewan invertebrata timun laut (Holothuroidea) yang dapat dimakan. Teripang tersebar luas di lingkungan laut diseluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat. Untuk wilayah Indonesia, teripang banyak ditemukan di perairan bagian Timur Indonesia, seperti di perairan Kalimantan. Produk teripang umumnya berasal dari jenis-jenis teripang yang hidup di perairan dangkal, sampai kedalaman 50 meter.

Tidak kurang ada 29 jenis teripang yang saat ini menjadi komoditas perdagangan global. Sekitar 25 jenis teripang diidentifikasikan berasal dari perairan karang di Indonesia. Sepuluh jenis diantaranya mempunyai nilai komersil. Jenis teripang yang termasuk dalam kategori utama, relatif mahal, yaitu teripang pasir atau teripang putih, holothuria scabra, teripang susuan h. nobilis dan h. fuscogilva, teripang nenas thelenota ananas. Jenis yang termasuk kedalam kategori sedang yaitu teripang dari marga actinopyga, antara lain teripang lotong (a. miliaris); teripang batu (a. echinites); teripang bilalo (a. lecanora dan a. mauritiana).

Begitu pula di Kabupaten Rembang, yang memiliki potensi wilayah pantai, sepanjang Pantai Utara Jawa, tentunya keberadaan teripang tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjadi produk unggulan daerah. Dari Kecamatan Kaliori, Rembang, Lasem, Sluke, Kragan dan Sarang dengan pantainya, potensi teripangtersebut dapat digali dan dimanfaatkan sebagai alternatif usaha kelautan.

Pada saat ini perburuan teripang tidak saja pada jenis-jenis yang berharga mahal, tapi juga terhadap jenis-jenis yang murah yang pada awalnya tidak menjadi perhatian.Total hasil tangkapan teripang di Indonesia pada tahun 2004 sebesar 184 ribu ton. Saat ini teripang Indonesia diekspor sebesar 2600 ton per tahun dalam bentuk kering, konoko (gonad kering) dan konowata (usus asin). Produk ini banyak diminati sebagai makanan kesehatan karena mampu meningkatkan vitalitas laki-laki.

Manfaat Kandungan Teripang

Teripang kaya akan grow factor sehingga dapat memperbaiki sel-sel rusak. Kandungan protein mencapai 82% dan asam lemak essensial mujarab memperkuat sel hati untuk mengeluarkan antibodi. Karena itu juga teripang (gamat) kerap disebut imunomodulator.

Karena kandungan kolagen yang tinggi, teripang (gamat) ampuh melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut Dr. Zen, gamat larut dalam air sehingga langsung terserap di hati tanpa mengalami detoksifikasi.

Pengidap kanker banyak pula yang berharap pada teripang. Itu setelah Prof. Aleli Gana dan Dr. Florinia Merca dari Fakultas Kimia, University of the Philippines, Filipina menemukan senyawa aktif penghambat pertumbuhan sel kanker. Senyawa itu bernama lektin.

Penelitian itu mengungkap, teripang pada konsentrasi 50 mikrogram menggumpalkan dan menghadang pertumbuhan sel kanker. Hal serupa dibuktikan Jaime Rodriguez, Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol.

Menurut Dr.Ir.M. Ahkam Subroto, M.App.Sc., Periset Bioteknolog LIPI, kandungan protein tinggi pada teripang yang mencapai 82%, baik diberikan kepada penderita diabetes. Protein tinggi berperan meregenerasi sel beta pankreas yang memproduksi insulin. Hasilnya, produksi insulin meningkat.

Teripang tak hanya membantu proses penyembuhan stroke & asma. Banyak penyakit maut lain yang dituntaskan oleh anggota famili Holothuriidae itu seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hepatitis, dan psoriasis.

Teripang berkhasiat untuk hampir semua kasus penyakit. Cara kerjanya tentu saja berbeda. Misalnya untuk asam urat ekstrak teripang memblokir asam urat, untuk osteoarthritis alias radang sendi teripang memberikan kondroitin sehingga tulang rawannya membaik, ujar dr Zen

Telah Diteliti Para Ilmuwan & Akademisi

Khasiat teripangtelah diteliti oleh para ilmuwan di seluruh dunia. Penelitian yang dilakukan di beberapa Universitas di Malaysia selama 8 tahun menunjukkan bahwa Sea Cucumber dapat melancarkan peredaran darah.

Selain itu, teripang juga berkhasiat mencegah penyumbatan kolesterol pada pembuluh darah, melancarkan fungsi ginjal, meningkatkan kadar metabolisme, membantu arthritis, diabetes mellitus dan hipertensi serta mempercepat penyembuhan luka, baik luka luar maupun luka dalam.

Berdasarkan hasil penelitian di berbagai Universitas di seluruh dunia, ditemukan bahwa teripang emas sangat berkhasiat sebagai obat serba guna dan sebagai antiseptik tradisional.

Dari penelitian tersebut terbukti bahwa teripang/gamat memiliki kandungan “Cell Growth Factor” (faktor regenerasi sel) sehingga mampu merangsang regenerasi/pemulihan sel dan jaringan tubuh manusia yang telah rusak/sakit bahkan membusuk, sehingga menjadi sehat/pulih kembali.

Kandungan Sea Cucumber (tripang emas) berdasarkan hasil penelitian adalah :

  1. Protein 86,8%
  2. Kolagen 80,0%
  3. Mineral
  4. Mukopolisakarida
  5. Glucasaninoglycans (GAGs)
  6. Antiseptik alamiah
  7. Chondroitin
  8. Omega-3, 6, dan 9
  9. Asam Amino

sumber: http://pipp.rembangkab.go.id/index.php/profil/perusahaan-batik-tulis/87-potensi-teripang-dan-manfaatnya

Sungguh sangat istimewa sekali bukan manfaat dan kandungan yang terdapat dalam teripang emas yang kini dapat kita temukan dalam jelly gamat gold-g untuk obat pengapuran sendi yang paling aman.

Leave a Reply